MERANGIN — Pemilihan Putra Putri Pertikawan menjadi satu ajang bergengsi di Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Sumatera Tahun 2023.
Setiap kontingen daerah mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti Putra Putri Pertikawan, menunjukkan kemampuan penguasaan materi terkait dengan lingkungan, krisis iklim, permasalahan sosial, serta pembangunan berkelanjutan.
Setelah melalui tahap tes tulis yang diselenggarakan pada Rabu, 20 September 2023 di sub camp Geopark Merangin, Desa Air Batu, para peserta mengikuti tahap wawancara bersama 5 juri yang ada.
Dalam wawancara ini setiap pos juri memberikan pertanyaan yang berragam, mulai dari bagaimana perannya untuk lingkungan, bakat dan minat yang dikuasai, kemampuan berkomunikasi, pengetahuan kepramukaan, serta pencapaian-pencapaian yang diraih.
Dari wawancara, tahapan berlanjut dengan malam final yang diawali dengan perkenalan masing-masing peserta, dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan acak yang telah disiapkan.
Ada 9 putra dan 8 putri peserta perwakilan kontingen daerah yang satu persatu menjawab pertanyaan tentang isu lingkungan dan bagaimana peran aktif pramuka sebagai kader perubahan.
Kemudian terpilih 5 besar, yaitu 5 putra dan 5 putri terbaik yang dalam tahap akhir diminta untuk menyuguhkan bakatnya di hadapan dewan juri serta penonton.
Luar biasa, bakat-bakat yang disuguhkan oleh para peserta mulai menari, seni pencak silat, berpuisi, berpidato, berceramah, serta story telling. Semua begitu memukau juri.
Di akhir penjurian diumumkan 3 terbaik putra dan 3 terbaik putri. Dari ketiganya ini, akan diumumkan siapakah yang terpilih menjadi Putra dan Putri Pertikawan pada malam penutupan kegiatan.
CST
