MERANGIN — Kebakaran hutan dan lahan (disingkat Karhutla) masih terjadi di Indonesia. Beragam cara untuk mencegahnya. Selain itu perlu adanya pencegahan Karhutla. Tentu sebelumnya kita harus tahu tentang Karhutla.
Dalam kegiatan Pertikawan Regional Sumatera, pada Kamis (21/09/2023) peserta mendapatkan materi “Pembuatan Alat Manual untuk Mengatasi Karhutla”.
Kegiatan berlangsung di lapangan utama dengan pemateri berasal dari Balai Pengendalian Perubahan Iklim wilayah Sumatera (Daops Sumatera 13 Sarolangun). Peserta juga diberikan gambaran tentang Karhutla.

Kemudian, peserta diajari membuat “gepyok”. Gepyok dibuat dari bahan utama Rotan. Alat yang digunakan untuk membuatnya antara lain: bor, kawat, gergaji, baut & skrup dan klep besi.
Gepyok itu merupakan alat tradisional pemadaman kebakaran yang terbuat dari bambu atau kayu yang berbentuk seperti sapulidi. Nah, di Pertikawan membuat Gepyok dari bahan rotan.

Sesi materi ini dilakukan dua kali, pagi dan siang. Tiap sesi pesertanya dibuat rotasi atau berbeda. Tampak peserta Pertikawan Regional Sumatera 2023 ini begitu antusias mengikutinya, seolah menjadi Manggala Agni.
FHA/CST
